Petunjuk Jalan

Jalan ke Bendungan Lau Simeme dari Medan: Rute, Jarak, dan Tips Berkunjung (2026)

Info Singkat Bendungan Lau Simeme

Bendungan Lau Simeme ada di Desa Kuala Dekah, Kecamatan Sibiru-biru (Biru-Biru), Kabupaten Deli Serdang, sekitar 1 jam berkendara dari Kota Medan. Sejak waduknya mulai diisi air pada September 2026, genangannya berubah menjadi danau luas yang ramai dikunjungi warga. Di artikel ini kami tulis jalan ke Bendungan Lau Simeme dari Medan secara lengkap, plus kondisi jalan, tiket, dan tips sebelum berangkat, berdasarkan perjalanan langsung kami ke sana.

Video Perjalanan ke Bendungan Lau Simeme

Mau melihat langsung kondisi jalannya? Tonton video perjalanan kami dari Medan sampai ke tepi danau berikut ini.

InfoKeterangan
LokasiDesa Kuala Dekah, Kec. Sibiru-biru, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara
Waktu tempuh dari MedanSekitar 1 jam dengan mobil atau motor
Jarak± 25 km dari titik berangkat di video]
Tiket masukGratis (per Oktober 2026, belum ada tarif resmi)
ParkirGratis
Jam bukaBelum ada jam resmi; paling nyaman datang pagi
Google Mapshttps://share.google/nvQfJurFl3pAaABwa

Terakhir diperbarui: Oktober 2026. Fasilitas wisata di sini masih dibangun, jadi info tiket dan parkir bisa berubah.

Sekilas tentang Bendungan Lau Simeme

Lau Simeme adalah bendungan baru yang termasuk Proyek Strategis Nasional, diresmikan Presiden Joko Widodo pada 16 Oktober 2024 (Dinkes Sumut). Pengisian air awal baru dimulai 17 September 2026, setelah sempat tertunda karena gempa (Kaldera).

Danau Bendungan Lau Simeme di Sibiru-biru, Deli Serdang

Bendungan ini setinggi 69,5 meter dengan daya tampung sekitar 21 juta m³ dan genangan seluas kurang lebih 125 hektare (Antara). Genangan itu ikut menenggelamkan Dusun 3 Kuala Sabah di Desa Kuala Dekah, sehingga kini terbentuk danau yang oleh sebagian pengunjung disebut mirip Danau Toba versi kecil (detikSumut).

Fungsi utamanya:

  • Mengurangi banjir Sungai Deli hingga 117 m³ per detik, penting untuk Medan dan Deli Serdang
  • Air baku 2,85 m³ per detik: 1,3 untuk Kota Medan dan 1,5 untuk Deli Serdang
  • Mengairi Daerah Irigasi Bandar Sidoras seluas sekitar 3.000 hektare
  • Pembangkit listrik tenaga air sekitar 1 megawatt

Pemerintah juga menyiapkan kawasan ini untuk wisata, olahraga air, dan budidaya ikan, tapi fasilitasnya masih dalam pembangunan.

Jalan ke Bendungan Lau Simeme dari Medan: Rute dan Patokan

Perjalanan dari pusat Kota Medan ke Bendungan Lau Simeme memakan waktu sekitar 1 jam. Berikut rute yang kami lewati, lengkap dengan patokan supaya tidak salah belok.

Kalau memakai Google Maps, ketik Bendungan Lau Simeme, lalu cocokkan rutenya dengan patokan di atas. Di jalan desa, sinyal bisa melemah, jadi unduh peta offline sebelum berangkat.

Kondisi Jalan dan Kendaraan

Kendaraan pribadi adalah pilihan paling praktis, karena angkutan umum ke lokasi masih terbatas (Traveloka). Motor dan mobil sama-sama bisa sampai ke area bendungan.

  • Kondisi jalan: mulus tapi untuk ke lokasi yang viral kondisi jalannnya masih rusak
  • Lebar jalan: cukup untuk dua mobil berpapasan
  • Parkir: ada lahan parkir dan gratis

Saat akhir pekan pengunjung ramai, jadi datang lebih pagi supaya mudah mendapat tempat parkir.

Tiket Masuk, Jam Buka, dan Fasilitas

Per Oktober 2026, masuk ke kawasan Bendungan Lau Simeme masih gratis dan belum ada tarif resmi. Pengunjung yang diwawancarai detikSumut berharap kalau nanti ada biaya parkir, tarifnya dipasang jelas (detikSumut). Belum ada jam buka resmi, jadi datanglah saat hari terang.

Fasilitas pendukung wisata masih dibangun. Warung di lokasi juga masih sedikit, jadi sebaiknya bawa makanan dan minuman sendiri.

Yang Bisa Dilakukan di Lau Simeme

  • Menikmati pemandangan danau dengan latar perbukitan, paling cantik saat pagi berkabut tipis
  • Berfoto dari titik pandang di sekitar bendungan
  • Piknik di tepi area bendungan
  • Memancing dengan alat sendiri, karena belum ada penyewaan alat pancing

Danau Kuala Dekah: banyak orang menyebut tempat ini Danau Kuala Dekah, karena genangannya berada di Desa Kuala Dekah, termasuk bekas Dusun 3 Kuala Sabah yang kini terendam. Jadi kalau mencari “Kuala Dekah” atau “Lau Simeme”, tujuannya sama.

Tips Sebelum Berangkat

  1. Datang pagi. Udara masih sejuk, kabut tipis di atas danau terlihat cantik, dan suasananya lebih sepi.
  2. Bawa pelindung panas. Area bendungan terbuka dan minim peneduh, jadi siapkan topi, kacamata hitam, dan tabir surya.
  3. Bawa bekal dan air minum yang cukup. Warung di sekitar lokasi masih terbatas.
  4. Pakai alas kaki yang nyaman. Sebagian jalur di sekitar bendungan masih berupa tanah dan batu.
  5. Jangan berenang di waduk. Airnya dalam dan genangan ini baru terbentuk, jadi kondisi dasarnya tidak terlihat.
  6. Jaga kebersihan. Air waduk ini menjadi sumber air baku untuk Medan dan Deli Serdang, jadi bawa pulang sampahmu.
  7. Cek cuaca saat musim hujan. [LENGKAPI: kalau ada ruas jalan yang licin atau rawan saat hujan]

Lokasi di Google Maps: https://share.google/nvQfJurFl3pAaABwa

Lihat juga kumpulan video perjalanan kami dan virtual tour 360° tempat-tempat lain di sekitar Medan dan Deli Serdang.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Bendungan Lau Simeme ada di mana?

Di Desa Kuala Dekah, Kecamatan Sibiru-biru (Biru-Biru), Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Berapa lama perjalanan dari Medan ke Lau Simeme?

Sekitar 1 jam dengan mobil atau motor, tergantung titik berangkat dan kepadatan lalu lintas.

Berapa harga tiket masuk Bendungan Lau Simeme?

Per Oktober 2026 masih gratis. Tarif resmi dan biaya parkir bisa berlaku nanti setelah fasilitas wisatanya selesai dibangun.

Apa bedanya Danau Kuala Dekah dan Danau Lau Simeme?

Keduanya tempat yang sama. Danau itu adalah genangan Bendungan Lau Simeme yang berada di Desa Kuala Dekah.

Bolehkah berenang di Bendungan Lau Simeme?

Sebaiknya tidak. Airnya dalam, genangannya baru terbentuk, dan waduk ini juga menjadi sumber air baku.

Kapan waktu terbaik berkunjung?

Pagi hari, sekitar pukul 07.00–10.00, saat udara sejuk dan pengunjung belum ramai.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *